Quote

“Kejujuran itu memang mahal.. Bukan karena ia sulit ditemukan, tapi karena harga yang harus kita bayar untuk menebusnya sangatlah tinggi..” (Refleksi diri, 17 April 2010)

“Kalau menjadi jujur berarti harus kehilangan harta dan cinta, maka biarlah aku damai dalam kefaqiran dan kesendirian..” (Refleksi diri, 18 April 2010)

“Ketika sistem tidak mampu berbuat banyak, maka orang-orang di dalam sistem lah yang dituntut untuk kreatif berbuat lebih..” (Refleksi diri, 5 November 2010)

“Kebaikan yang kita lakukan tak akan pernah menjadi pembenaran atas keburukan yang pernah kita perbuat..” (Refleksi diri, 20 November 2010)

“Pada akhirnya saya merasa bahwa berusaha memahami seseorang yang tak mau menghargai orang lain adalah pekerjaan yang sia-sia.” (Refleksi diri, 31 Maret 2011, 15:15 UTC)

“Pada akhirnya saya menyadari bahwa kemampuan merasa cukup tidak hanya sebatas pada perilaku tidak banyak menuntut, tetapi juga kemauan untuk menerima segala keadaan, sesulit apapun itu.” (Refleksi diri, 02 April 2011, 09:47 UTC)

“Terkadang bahasa kematian itu terasa begitu vulgar.” (Refleksi atas sms seorang sahabat, 06 April 2011, 11:59 UTC)

“Ada hal-hal yang mudah berubah, namun ternyata tak sedikit pula yang begitu sulit untuk dirubah..” (Refleksi diri, 08 April 2011, 14:25 UTC)

“Menjadi benar bukan karena takut disalahkan. Tapi menjadi benar karena sadar hal itu memang baik untuk dilakukan.” (Refleksi diri, 20 Juli 2011, 13:57 UTC)

“Waktu tidak mungkin menunggu. Tapi waktu juga tidak akan mendahului. Waktu akan berjalan beriringan dan menunjukkan determinasinya.” (Refleksi diri, 27 November 2011, 04:04 UTC)

“Rasa-rasanya, menjadi sebentuk korupsi ketika kita merencanakan sebuah program kerja tanpa konsep dan arah yang jelas.” (Refleksi diri, 27 November 2011, 18:49 UTC)

“Hmm.. Tampaknya sebagian orang masih begitu asyik mencumbui romantisme masa lalu. Tak sadar rumput yang diinjak sudah bertambah helai, bahkan berganti akar.” (Refleksi diri, 08 Desember 2011, 14:42 UTC)

“Ribuan masa mencari sahabat, musnah sekejap dengan selirih kata.” (Refleksi diri, 15 Desember 2011, 16:09 UTC)

“Pada dasarnya kita tidak akan bisa memuaskan siapapun yang tidak mau belajar merasa cukup.” (Refleksi diri, 17 Desember 2011, 09:35 UTC)

%d bloggers like this: