Kontemplasi 17 Desember 2010

“saya tidaklah sebaik yang Anda kira..” Sudah sekitar 2 bulan ini saya menggunakan tagline tersebut dalam semua akun yang saya pergunakan di dunia maya. Dalam setiap kesempatan itu, saya ingin kembali menegaskan bahwa saya hanyalah orang biasa yang seringkali tak luput dari kesalahan.

Bila melihat ke masa lalu, sangat berat beban kesalahan yang pernah saya lakukan. Bahkan di masa kini pun, detik demi detik, begitu banyak keburukan yang ingin saya perbaiki. Sedangkan ujian yang akan menghampiri di masa yang akan datang tak pernah saya tahu bentuknya. Entah saya mampu menghadapinya dengan baik ataukah tidak.

Memang tidaklah mungkin menjadi orang yang terlepas dari kesalahan. Maka dari itu saya menjadi begitu bersyukur ketika ada sahabat yang dengan ikhlas mengingatkan. Meluruskan dengan senyuman, tanpa perlu menjustifikasi. Karena di dunia, hati kita adalah sebaik-baik hakim. Biarlah justifikasi kesalahan diri menjadi hak hati masing-masing kita sepenuhnya.

Sahabat, setiap kesalahan itu sungguh adalah beban. Yang mungkin bila diletakkan di pundak ini, maka tak akan mampu saya menanggungnya. Yang ketika ia berbau, maka tak akan ada seorang pun yang akan sedia mendekat. Dan bila berwujud, maka ia akan menjadi selubung raksasa yang menutupi diri saya, membuat diri ini tak mampu dijangkau siapa pun juga.

Oleh karena itu Sahabat, pandanglah diri saya sebagai orang bodoh yang baru belajar kehidupan. Jangan berlebihan memandang diri ini. Karena sikap berlebihan itu hanya akan menambah beban yang harus saya tanggung. Saya hanyalah orang biasa, yang bukan siapa-siapa. Hanya seseorang yang sedang merangkak dari hari ke hari, memohon kemaafan dari Tuhannya..

7 responses to “Kontemplasi 17 Desember 2010

  1. dee December 17, 2010 at 9:06 pm

    hmm..dee kira baru sebulan?

  2. Fathoni December 18, 2010 at 7:45 am

    Oh.. trnyata ttg tagline awalnya.. hm..
    Ngomong-omong ttg tagline, saya sbenarnya malah ingin balik ke tagline awal, yg saya pake di WP pertama kali dulu.. hehe..

    Orang2 keknya mandang itu terlalu “dark”. Terlalu pesimistis; hal yg mana bikin saya malah mo ketawa (ngetawain mereka dan saya sendiri). Hahaha…😆

    #capekdeh

    • yuan December 19, 2010 at 11:14 am

      nek saya mah anteng2 aja dengan tagline mas yang dulu.. tapi buat mereka yang belum begitu kenal mas, kan bisa jadi heboh tuh.. ingat taglinenya blog gamabunta yang sempat dikritik ma pengunjungnya..? klu g salah mas juga ikut nimbrung komen di sana..😀

      • Fathoni December 23, 2010 at 9:26 am

        Klo blog yg ini.. keknya ga bakal ada yg peduli.. soale yg tau n akses ksini cm tmn2 dket sy..🙄
        Jadi klo sy ganti ke yg “dark” itu lg dsini, keknya gpp deh..😆

        *jadi pingin ganti tagline..*😎

  3. dee December 18, 2010 at 8:09 pm

    iya.. soalnya awal november dulu kan masih “cukuplah kematian sebagai pelajaran” — nek gak salah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: