Memaknai Nikmat Kepemimpinan

 

Semua kita adalah pemimpin. Minimal, pemimpin bagi diri kita sendiri. Dalam lingkup  yang lebih luas, ada yang diberi kesempatan untuk memimpin di lingkungan keluarga.  Bisa juga kesempatan itu datang di lingkungan tetangga, di lingkungan kerja, atau  bahkan di lingkungan kenegaraan.

Sebuah kepemimpinan datang dengan membawa dua mata sisi. Dengannya kita bisa  berbuat lebih luas sesuai dengan wilayah kepemimpinan yang kita miliki. Namun  dengannya pula melekat tanggung jawab yang tidak kecil atas semua pihak yang  berada dalam kepemimpinan kita.

Sungguh, kepemimpinan itu tidaklah bisa terlaksana dengan optimal ketika hak  orang-orang yang kita pimpin belum dipenuhi dengan sempurna. Kita memang punya  wewenang untuk menuntut optimalitas kerja pada mereka, tapi kita tak boleh lupa  untuk menghargai setiap proses dan hasil kerja yang mereka berikan. Semua  keberhasilan yang mampu kita hasilkan tak lepas dari tiap tetes keringat mereka,  orang-orang yang kita pimpin. Dengan segala jerih payah mereka lah kita dianggap  sukes.

Sebaliknya, kekurangberhasilan sebuah lingkungan kepemimpinan tidaklah  sepantasnya untuk dipersalahkan kepada mereka semua. Kekurangmampuan  kitalah sebagai seorang pemimpin yang seharusnya dijadikan kambing hitam atas  kegagalan itu. Kekurangbijakan kita dalam menyikapi setiap kejadian yang membuat  sebuah lingkungan kepemimpinan menjadi berkinerja tidak optimal.

Memang, menjadi seorang pemimpin yang baik tidaklah mudah. Namun tidak sedikit  pula orang yang mampu menjalankannya dengan baik. Jadi tentunya, hal itu bukanlah  tidak mungkin kita wujudkan. Mari kita buka kembali lembaran sejarah, belajar pada  perikehidupan mereka pemimpin-pemimpin yang berhasil dan begitu dicintai oleh  setiap bawahannya.

Saatnya kita kembali mengevaluasi perjalanan kepemimpinan kita selama ini,  Sahabat. Sekecil apapun wilayah kepemimpinan yang kita miliki. Karena itu semua  akan dipertanggungjawabkan kepada-NYA. Semoga kita bisa menjalani setiap  amanah kepemimpinan itu lebih baik, dari hari ke hari..

2 responses to “Memaknai Nikmat Kepemimpinan

  1. dee December 5, 2010 at 10:30 pm

    “pemimpin yang adil bijaksana”

    miris di negara ini hampir ga ada yg spt itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: