Memaknai Sebuah Tekad

Memiliki tekad itu mudah. Pandangan yang jelas atas apa yang ingin kita capai sudah  lebih dari “cukup” untuk dapat memperoleh sebuah tekad. Yang sulit adalah menjaga  agar kita bisa konsisten dengan tekad itu.

Memang seringkali sebuah tekad yang kita buat, dipatri hanya di dalam hati. Namun  terkadang ada juga tekad-tekad yang perlu kita bahasakan, entah itu lewat lisan atau  tulisan.  Biasanya tekad seperti ini dibutuhkan sebagai sebuah pernyataan sikap.

Bagi saya pribadi, tekad itu adalah peneguhan diri. Tekad bukanlah menunjukkan  seperti apa diri saya sejatinya, tapi lebih pada pendeklarasian atas bentuk diri yang  ingin saya wujudkan. Karena itu saya sadari seringkali diri ini kurang mampu sejalan  dengan tekad yang telah terpatri.

Selain itu, kadangkala tekad bisa berubah seiring dengan berjalannya waktu. Bergeser  karena bertambahnya pengetahuan yang saya miliki. Membuat saya melihat satu hal  yang sama dengan lebih banyak sisi. Sehingga pergeseran itu membuat saya merasa  perlu “menyesuaikan” tekad yang telah ada. Membuat tekad itu lebih “sempurna”.

Namun terkadang, tekad itu bisa dengan mudahnya bergeser karena cobaan yang menimpa. “Terkalahkan” oleh tawaran yang terlihat begitu menggiurkan. Atau “terpinggirkan” hanya dengan dorongan-dorongan halus dari orang terdekat.

Karena itu, dukungan dari Sahabat semua begitu saya harapkan. Minimal dengan  mengingatkan bila saya keluar dari “jalur yang seharusnya saya tempuh”. Agar diri ini dapat lebih konsisten dalam menjalani tekad yang telah dipahat. Semoga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: