The Road Not Taken

Hmm.. Perjalanan hidup memunculkan begitu banyak pilihan yang mesti diambil. Ada berbagai persimpangan yang kita temui. Terkadang bukan hanya dua simpang yang terbentang di hadapan. Bisa tiga, empat, atau bahkan lebih.

Kadangkala ketika sebuah pilihan telah diambil, terbersit rasa penyesalan dalam diri kita. Entah itu karena beban yang harus kita tempuh atas pilihan yang telah diambil terasa begitu berat. Atau karena pilihan lain yang tidak kita ambil sekarang terlihat begitu cemerlang.

Hati ini memang begitu mudah terombang ambing dalam menghadapi kenyataan. Apalagi bila kenyataan itu tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ketegaran yang semula terpatri dengan kokohnya di dinding hati perlahan bergoyang. Tak lama ia terlepas tanpa sadar. Terjatuh, lalu hilang entah kemana. Hingga akhirnya yang tersisa tinggalah bekas tancapannya. Penanda ketegaran itu pernah ada di sana.

Semua orang bisa dengan mudahnya menyesal atas apa yang terjadi, lalu larut di dalamnya. Entah sampai berapa lama. Namun, roda kehidupan tak pernah mau berhenti bergerak walau sejenak. Ia akan terus berputar dengan angkuhnya, mengabaikan semua orang yang sedang tenggelam dalam lara atas pilihan hidupnya.

Maka marilah kita selalu bersyukur dengan setiap pilihan yang telah diambil. Karena penyesalan tak akan pernah memberikan solusi atas segala beban yang kita rasakan. Biarlah “jalan yang tidak kita tempuh” itu, tetap menjadi rahasia kehidupan. Seberat apapun konsekuensi atas pilihan itu terasa, selalu ada makna dibaliknya. Bila kita mau sedikit lebih jernih memandangnya..

(Alhamdulillah genap 30 posting untuk bulan ini, semoga bulan depan bisa lebih baik lagi..)

4 responses to “The Road Not Taken

  1. blame December 1, 2010 at 5:09 pm

    Karena penyesalan tak akan pernah memberikan solusi atas segala beban yang kita rasakan.

    jujur saja, disetiap keputusan selalu saja ada yang disesali… namun alhamdulillah belum sampai larut dalam penyesalan yg berujung pada putus asa. maklum baru 25 thn.. ga tau ntar kalo diberi umur panjang… tentu bertambah penyesalan itu… namun semoga tetap istiqomah dijalanNya…

    • yuan December 1, 2010 at 5:58 pm

      amiin.. yang penting jangan sampai terbebani dengan setiap penyesalan itu, bro.. biarlah ia sebatas menjadi bagian dari sejarah..😉

  2. Fathoni December 4, 2010 at 12:42 pm

    @blame: ente 25… gimana yg 33 ke atas..😈

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: