:contemplating:

Berikut adalah untaian puisi dari mas Katedra Rajawen, salah seorang kompasioner aktif.

Begitu dalam.. Begitu jujur.. Begitu penuh pengharapan..

Semoga kita bisa..

#terima kasih mas KR atas tulisan-tulisannya..

Amplify’d from fiksi.kompasiana.com
Hari ini
Kematian itu akhirnya datang juga
Menjemput, suka atau tidak suka
Walau kemarin masih bisa bercanda ria 

Kesedihan, adalah kewajaran
Airmata petanda ketidakrelaan
Juga rasa cinta mendalam

Kematian, haruskah membuat kita tenggelam dalam kesedihan?

Kematian
Biarlah menjadi harapan untuk yang ditinggalkan
Mendapatkan pencerahan bahwa akan terjadi pada diri kita juga

Suatu hari dan pasti
Memberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri
Menuju Kematian yang membahagiakan
Tanpa beban dan kemelekatan

*

* inspirasi hari ini, melayat tetangga yang meninggal

Read more at fiksi.kompasiana.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: