Suatu Siang di Soekarno-Hatta

Transit. Satu aktivitas yang harus kujalani setiap kali melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman. Memang, kota tempatku mencari kehidupan saat ini cukup jauh dari kota tempatku berasal. Paling tidak, satu kali transit yang mesti aku lakukan setiap kepulanganku.

Siang itu, di tengah perjalanan mudik lebaranku, seperti biasa aku transit di bandara Soekarno-Hatta untuk estimasi 2 jam. Tidak lama memang, tapi cukup membuat jenuh. Kerinduan pada keluarga di kampung membuat waktu terasa berjalan begitu lambat. Ditambah lagi dengan kecemasan adanya penundaan keberangkatan. Sudah menjadi rahasia umum, perjalanan dengan “Si Burung Besi” sering sekali mengalami penundaan. Kadang cuma hitungan menit, tapi bisa juga hingga berjam-jam lamanya.

Sudah menjadi kebiasaan dalam setiap perjalanan, aku sempatkan diri untuk mengirim pesan singkat ke sahabat-sahabat terdekat, sekedar mengabarkan posisiku terkini. Aktivitas yang pada awalnya hanya memberi kabar, biasanya berlanjut ke obrolan ringan. Tak jarang aktivitas itu terus berlanjut sampai panggilan keberangkatan tiba.

Di sela-sela “kesibukanku” mengirim pesan singkat, sesekali aku menyapu pandangan ke sekeliling ruang tunggu yang penuh sesak itu. Baru aku sadari, ternyata begitu beragam aktivitas yang dilakukan orang-orang di sekitarku. Ada yang “membunuh” waktunya dengan telepon genggamnya, sama seperti yang aku lakukan. Ada yang asyik dengan komputer jinjingnya. Ada yang tidur. Ada yang mengobrol. Ada yang melamun. Ada yang membaca surat kabar bekas yang tergeletak ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya.

Tapi ada juga yang menghabiskan waktu menunggunya dengan mengaji. Tanpa suara. Hanya gerakan-gerakan bibir yang terlihat. Mungkin tidak ingin membuat orang-orang di sekitarnya merasa terganggu. Hmm..

Tak terasa panggilan keberangkatanku pun terdengar. Saatnya kembali melanjutkan perjalanan.. Di tengah langkah kaki menuju badan pesawat, kusempatkan kembali mengirim pesan singkat ke sahabat-sahabatku, “My last flight.. Hope everything gonna be alright…”

(Soekarno-Hatta, 21 Ramadhan 1431 H)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: